Kiat Detoksifikasi

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Kali ini kami akan bahas tentang Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!. Seperti halnya kulit, tubuh bagian dalam juga penting buat dibersihkan. Proses ini disebut dengan proses detox.

Proses detoxification adalah pembersihan badan dari toksin, sisa-sisa makanan yang gak tercerna, dan bermacam ragam zat yang buruk buat kesehatan, misalnya tumpukan pengawet, pewarna, atau perasa pada makanan, nikotin, atau dampak polusi. Efek proses pembersihan ini, disamping membentuk tubuh lebih sehat, membikin kulit lebih bersih, sehat, dan relatif bebas dari problem.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Berikut lima tips detoxification.

  1. Sesudah kawan-kawan semua bangun pagi segera minum satu gelas air panas yang dicampur dengan sari lemon.
  2. Kurangi menyantap daging merah serta produk susu. Bahan-Bahan ini memerlukan waktu lama untuk dicerna, sehingga membuat kembung dan menimbulkan timbunan toxid pada tubuh.
  3. Minum jus buah atau jus sayur-sayuran. Minumlah tiga gelas selama sehari (sebaiknya tak dicampur gula) serta campur dalam perbandingan yang sama dengan air. Buah yang baik buat program detox ini adalah apel, anggur, lemon, jeruk, jeruk nipis, pepaya, semangka dan melon. Sayur-sayuran yang bagus untuk dijus yaitu wortel, seledri, ketimun, bayam, atau kangkung. Hendaknya enggak membuat jus campuran antara buah dan sayuran (kecuali apel dengan wortel) untuk menghindari bahaya timbulnya kembung lantaran penumpukan cairan.
  4. Tingkatkan sirkulasi darah dan metabolisme dengan pengobatan air. Mandilah dengan air hangat dengan pancuran sebentar, lalu siram badan engkau dengan air dingin 10 detik.
  5. Banyak-banyaklah memakan makanan yang bersifat alkali (basa) buat lebih cepat menghilangkan toxid dalam badan. Makanan yang banyak mengandung alkali ialah buah segar serta sayur mayur rebus.

Puasa untuk detoks bisa dilakukan dengan pelbagai therapy. Akan tetapi prinsipnya satu adalah, enggak memasukkan makanan berlebihan terutama yang gak sehat, dan mengurangi inefesiensi energi sampai energi yang dihasilkan tubuh betul-betul digunakan untuk menggugurkan semua toxin.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Penghematan energi tadi bisa dilakukan dengan puasa seperti yang selama ini dilakukan secara agama (makan cuma sehabis magrib sampai sebelum subuh), atau cuma mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Malahan yang lebih ekstrem lagi cuma minum air putih aja.

Pasukan Synergy

Dengan berpuasa atau memakan makanan yang mudah dicerna, tubuh tidak memakai energi untuk mencerna makanan, akan tetapi betul-betul buat menghilangkan toksin demi kesehatan temen-temen semua.

Pasukan Synergy

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Sayangnya, gak semua orang mengerti akan maksud dan tujuan puasa yang sesungguhnya sampai saat lepas dari acara puasa, mereka balik ke pola makan semula. Makanan yang masuk gak diperhatikan jumlah maupun kualitasnya. Bahkan di saat puasa pun, Anda sering jor-joran di waktu berbuka hingga proses detoks gak berjalan sempurna.

Detox dengan therapy puasa seperti diajarkan agama pasti sudah gak asing lagi buat Anda. Tetapi buat orang tertentu (contohnya, yang gak biasa berpuasa), puasa seperti itu dirasakan berat. Dalam hal ini, puasa dengan hanya makan buah, bakal banyak menolong.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Ada keuntungan juga melaksanakan pembuangan toksin dengan hanya konsumsi buah-buahan dikarenakan buah mengandung banyak air sampai kamu bebas dari dehidrasi dan rasa haus. Jangan lupa juga asupan air yang banyak akan memperlancar proses pembuangan. Buah-buahan pun sarat akan vitamin dan mineral. Dengan demikian, walau gak menyantap makanan “berat”, badan tidak kekurangan vitamin. Sementara karbon yang terdapat pada buah juga berguna seperti tungku yang membantu pembakaran sisa makanan.

Supaya gizi yang masuk cukup lengkap, makanlah buah-buahan yang beragam dalam sehari. Buah-buahan sebaiknya dibuat juice agar membantu tugas pencernaan dan menghemat energi. Juice dibuat tanpa air. Jumlahnya segelas tiap 2 jam. Selain buah, temen-temen semua bisa pula minum juice sayur-sayran, tetapi keduanya tak disarankan untuk dicampur dalam 1 minuman. Untuk memberi aroma maupun rasa, kalian bisa memberi perasan air jeruk nipis atau jahe pada juice. Namun hindari gula atau pemanis.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Di antara waktu minum juice itu, konsumsilah air putih sebanyak mungkin buat mempercepat pembuangan. Proses pembuangan toksin hendaknya dilakukan paling enggak 1 tahun sekali selama 30 – 40 hari, tergantung keadaan tubuh. Semakin kurang sehat sahabat semua, semakin panjanglah waktu yang dibutuhkan untuk melawan segala toxin dalam tubuh.

Walaupun udah dibuktikan menjalankan puasa yang paling berat sekalipun (hanya minum air putih) selama 40 hari tak berefek buruk, toh, sebaiknya detox dilakukan bertahap, terutama buat pemula. Mulailah dahulu 2 hari dalam 2 minggu, lantas 2 hari dalam seminggu, begitu seterusnya hingga bisa dilakukan tiap hari berturut-turut selama 30 hari.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Seperti telah dijelaskan di atas, setelah puasa, engkau tetap harus menjaga asupan makanan supaya badan yang udah sehat dan bebas toksin tadi, gak kembali lagi. Namun, toh, biarpun asupan makanan sudah dijaga, puasa bagus sekali tetap dilakukan. Pendeknya makin sering berpuasa, semakin sehatlah tubuh kamu.

Lazimnya badan segera bakal memberi “peringatan” manakala sudah harus “didetox”. Kondisi ini dinamakan asidosis. Ketika itu keasaman badan udah terlalu tinggi hingga rentan atas penyakit. Padahal keseimbangan asam basa bagi tubuh yang sehat antara 7,3 – 7,5.

Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!

Tanda awal asidosis di antaranya, sering sakit kepala, asma, sinusitis, mudah alergi, sering pilek, batuk, dan flu, kerap kembung, sembelit, maag, kulit berjerawat, keputihan, napas dan keringat bau, serta kelebihan berat badan. Nah, bila gejala-gejala tersebut sudah dialami, saatnyalah balik berpuasa walaupun kawan-kawan semua relatif baru menjalani puasa.

Mohon diingat pula, walaupun badan masih kuat berpuasa, sebaiknya puasa cepat-cepat dihentikan sesudah 40 hari. Dikarenakan kapasitas tubuh mencadangkan makanan atau sumber energi maksimal cuma sampai 40 hari. Lebih dari itu tubuh kita akan kelaparan dan kekurangan energi. Efeknya badan gak hanya kurus, tetapi juga kering, keriput, dan rentan terhadap penyakit.

Sekian info mengenai Berikut Ini Strategi Menjalani Detoksifikasi yang Mesti Kalian Kenal!, semoga artikel ini membantu Anda. Mohon postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...

Join The Discussion